Friday, April 23, 2010

~words from a mom~

"My sweetheart, if you want to build a family, a faithful one, you can never build it on what Allah has stated as wrong and proven false by the way Rasulullah PBUH has taught. A happy and blessed family come from Allah, and you don't even have anything to defend it as blessed if the first step you make is by stepping into what He has prohibited. You can't have a happy family if Allah doesn't help you so, and you must know in every family that stands until their dying day, they have Allah on their side. You can't expect Him to help you if you did the wrong step from the very beginning."

hakikat bertudung itu...

Bertudung suatu kewajipan..tapi, sedih tengok semakin ramai rakan-rakan yang meninggalkan kewajipan ini..memang hidayah itu milik Allah, ya hari ini aku masih istiqamah bertudung tapi pada masa akan datang siapa tahu adakah aku masih mampu untuk istiqamah dengan kewajipan ini...bukan niat di hati untuk memburukkan sesiapa, tapi fahamilah kewajipan ini duhai sahabat-sahabatku tersayang..kita sama-sama terdidik di sekolah agama, title 'sekolah agama' sudah cukup mengingatkan tanggungjawab kita as 'muslimah'...insyaAllah sama-sama mengingatkan...andai sahabat terleka, kita sama-sama ingatkan...dan andai diri ini yang terleka, sahabat semua yang mengingatkan..semoga dengan cerita ni dapat membuka hati kita...

Ini cerita tentang adikku Nur Annisa, gadis yang baru menginjak dewasa namun agak keras dan tomboy. Pada saat umur adikku menginjak 17 tahun, perkembangan dari tingkah lakunya agak mengkhuatirkan ibuku, banyak teman lelakinya yang datang ke rumah dan itu tidak menyenangkan ibuku sebagai seorang guru agama.

Untuk mengelakkan hal itu ibuku menyuruh adikku memakai tudung, namun selalu ditolaknya hingga timbul pertengkaran-pertengkaran kecil diantara mereka. Pernah sekali adikku berkata dengan suara yang agak keras "Mama cuba lihat, jiran sebelah anaknya pakai tudug namun kelakuannya tak banyak beza pun, malah kawan-kawan Ani yang disekolah yang pakai tudung selalu keluar dengan lelaki-lelaki, sering jalan-jalan. Namun Ani tidak pernah buat macam tu pun". Apabila sudah seperti itu ibuku hanya mengelus dada, kadangkala di akhir malam kulihat ibuku menangis,sayu mendengar doanya "Ya Allah, tunjukkan Ani dengan hukum Engkau".

Pada satu hari berhampiran rumahku, ada jiran baru yang baru pindah. Satu keluarga mempunyai enam anak yang masih kecil. Suaminya bernama Abu Khoiri, aku kenal dengannya waktu di masjid.

Setelah beberapa lama mereka pindah timbul desas-desus mengenai isteri Abu khoiri yang tidak pernah keluar rumah, hingga digelarkan si buta, bisu dan tuli. Hal ini terdengar pula oleh adikku, dan dia bertanya sama aku "bang, betul ker yang baru pindah itu isterinya buta, bisu dan tuli?". Terus aku jawab sambil berlalu "kalau kamu nak tau, datang jelah ke rumahnya". Tak ku sangka adikku betul-betul datang kerumahnya. Sekembalinya dari rumah jiranku, kulihat perubahan yang drastik pada wajahnya, wajahnya yang biasa cerah tidak pernah muram atau lesu menjadi pucat.

Entah apa yang terjadi..?

Namun tidak kusangka selang dua hari kemudian dia meminta pada ibuku untuk di buatkan tudung, yang labuh lagi dengan jubah panjang. Aku sendiri jadi bingung. Aku tambah bingung bercampur syukur kepada Allah SWT kerana kulihat perubahan yang ajaib.

Ya, kubilang ajaib kerana dia berubah secara total. Tidak banyak lagi lelaki yang datang kerumah atau teman-teman wanitanya untuk sekadar berborak kosong. Kulihat dia banyak merenung, banyak membaca majalah islamik, yang kebiasaannya dia suka membeli majalah hiburan malah kulihat ibadahnya pun melebihi aku. Tak ketinggalan tahajudnya, baca Qur’annya, solat sunatnya. Dan yang lebih menakjubkan lagi, apabila rakanku datang dia menundukkan pandangan. Segala puji bagi Engkau ya Allah SWT jerit hatiku..

Tidak berapa lama aku mendapat panggilan kerja di Kuala Lumpur, kerja di satu syarikat minyak. Dua bulan aku bekerja disana aku dapat khabar bahawa adikku sakit tenat hingga ibuku memanggilku untuk pulang ke rumah. Di pesawat aku tak henti berdoa kepada Allah SWT agar adikku diberi kesembuhan, namun aku hanya berusaha. Ketika aku tiba di rumah, di depan pintu sudah banyak orang. Tak dapat kutahan lantas berlari masuk kedalam rumah.

Kulihat ibuku menangis...

Aku langsung menghampiri dan memeluk ibuku. Sambil tersekat-sekat ibuku memberitahuku, "hadi, adikkmu dapat mengucapkan kalimat Syahadah diakhir hidupnya", tak dapat kutahan linangan air mata ini...

Setelah selesai acara pengebumian dan urusan lainnya, terus aku masuk ke bilik adikku dan kulihat diari diatas mejanya. Diari yang selalu dia tulis, diari tempat dia menghabiskan waktunya sebelum tidur sewaktu adikku masih hidup, kemudian kubuka selembar demi selembar, hingga tertuju pada satu halaman yang menguak misteri dan pertanyaan yang selalu timbul dihatiku.

Perubahan yang terjadi ketika adikku baru pulang dari rumah Abu Khoiri. Disitu kulihat soal jawab antara adikku dengan isteri dari jiran tetanggaku.

(kulihat dilembaran itu banyak bekas airmata)

Annisa: aku tergamam (wajah wanita ini cerah dan bersinar layaknya seperti bidadari). kakak, wajah kakak sangat muda dan cantik.

Isteri jiran : Alhamdulillah, sesungguhnya kecantikan itu datang dari lubuk hati.

Annisa: tapi akak kan dah ada 6 orang anak tapi masih kelihatan cantik.


Isteri jiran: Subhanallah, sesungguhnya keindahan itu milik Allah SWT dan bila Allah SWT berkehendak, siapakah yang dapat menolaknya..

Annisa: Akak, selama ini ibu saya selalu menyuruh saya memakai tudung, namun saya selalu menolak kerana saya pikir tiada masalah kalau saya tak pakai tudung asalkan saya menjaga akhlak dan saya lihat banyak wanita memakai tudung namun kelakuannya lebih teruk melebihi kami yang tidak memakai tudung hinggakan saya tidak pernah ingin untuk memakai tudung. Bagaimana pandangan akak?!?

Isteri jiran: Annisa ku sayang, sesungguhnya Allah SWT menjadikan seluruh tubuh wanita ini perhiasan dari hujung rambut hingga ke hujung kaki, segala sesuatu dari tubuh kita yang terlihat oleh bukan muhrim kita semuanya akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT nanti, tudung adalah hijab untuk wanita..

Annisa: Tapi kak yang saya lihat banyak wanita bertudung yang kelakuannya tidak sopan..

Isteri jiran: Tudung hanyalah kain, namun hakikat atau erti dari bertudung itu sendiri yang harus kita fahami.

Annisa: apa itu hakikat tudung kak?

Isteri jiran: Hakikat tudung adalah hijab lahir batin, hijab mata kamu dari memandang lelaki yang bukan muhrim kamu, hijab lidah kamu dari berghibah dan berkata sia-sia. Usahakan selalu berzikir kepada Allah SWT, hijab telinga kamu dari mendengar perkara yang mengundang mudharat baik untuk dirimu maupun masyarakat, hijab hidungmu dari mencium-cium segala yang berbau busuk, hijab tangan-tangan kamu dari berbuat yang tidak senonoh,hijab kaki kamu dari melangkah menuju maksiat, hijab fikiran kamu dari berfikir yang mengundang syaitan untuk memperdayai nafsu kamu, hijab hati kamu dari sesuatu selain Allah SWT, bila kamu sudah faham maka tudung yang kamu pakai akan menyinari hati kamu. Itulah hakikat tudung.

Annisa: Akak, saya dah jelas sekarang tentang erti bertudung, mudah-mudahan saya mampu untuk memakai tudung. Namun bagaimana aku mampu melaksanakan semuanya???

Isteri jiran: Sayangku Nisa, apabila kamu memakai tudung itulah kurnia dan rahmat yang datang dari Allah SWT yang Maha Pemberi Rahmat, bila kamu mensyukuri rahmat itu kamu akan diberi kekuatan untuk melaksanakan amalan-amalan tudung hingga mencapai kesempurnaan yang diinginkan Allah SWT.

Annisa, ingatlah akan satu hari dimana seluruh manusia akan dibangkitkan. Ketika ditiup terompet yang kedua kalinya pada saat roh-roh manusia seperti anai-anai yang bertebaran dan dikumpulkan dalam satu padang yang sangat luas tanpa batasan, yang tanahnya dari logam yang panas, tidak ada rumput mahupun tumbuhan, ketika tujuh matahari didekatkan di atas kepala kita namun keadaan gelap gelita, ketika seluruh nabi ketakutan, ketika ibu tidak memperdulikan anaknya, anak tidak memperdulikan ibunya, sanak saudara tidak kenal satu sama lain lagi, kekadang satu sama lain boleh menjadi musuh, satu kebaikan lebih berharga dari segala sesuatu yang ada di alam ini, ketika manusia berbaris dengan barisan yang panjang dan masing-masing hanya mempedulikan nasib dirinya,dan pada saat itu ada yang berkeringat kerana rasa takut yang luar biasa hingga menenggelamkan dirinya, dan rupa-rupa bentuk manusia bermacam-macam bergantung dari amalannya, ada yang melihat ketika hidupnya namun buta ketika dibangkitkan, badan yang berbentuk seperti haiwan, ada yang berbentuk seperti syaitan, semuanya menangis.

Menangis kerana hari itu Allah SWT murka..!!! SANGAT MURKA..!!

Belum pernah Allah SWT murka sebelum dan sesudah hari itu.. Hingga ribuan tahun manusia didiamkan Allah SWT dipadang mahsyar yang panas membara, itulah hari Hisab..!!

Annisa, apabila kita tidak berusaha untuk beramal dihari ini, entah dengan apa nanti kita menjawab bila kita di hakimi oleh Yang Maha Perkasa, Yang Maha Besar, Yang Maha Kuat, Yang Maha Agung. Allah SWT..

Sampai disini aku baca diari nya kerana kulihat banyak terhenti dan banyak titisan airmata yang jatuh dari pelupuk matanya.

Subhanallah, ku selak lembar berikutnya dan kulihat tulisan tercoret dengan tulisan kecil di bawahnya,

"buta, tuli dan bisu"- wanita yang tidak pernah melihat lelaki selain muhrimnya, wanita yang tidak pernah ingin mendengar perkara yang dapat mengundang murka Allah SWT, wanita tidak pernah berbicara ghibah dan segala sesuatu yang mengundang dosa dan sia sia.

Tak tahan airmata ini pun jatuh...

Semoga Allah SWT menerima adikku disisinya.. Amiin..

Sunday, April 11, 2010

to all FACEBOOKers...

almost everyone ada akaun facebook..lately, memang ramai yang mempersoalkan tentang penggunaan facebook..even tajuk perdebatan kelab debat UIA pon berbicara mengenai facebook..me myself pon pernah mencoretkan entry berkaitan facebook yang b'tiltle 'virus facebook'..kali ni sekadar nak berkongsi TIP PENGGUNA FACEBOOK..

1. Memanipulasi akaun Facebook untuk manfaat Islam melebihi kepentingan peribadi. Justeru, ruang yang ada wajar digunakan untuk mempromosi kefahaman Islam melalui tulisan, video, audio dan sebagainya.
*kalau masing-masing memainkan peranan untuk berpesan-pesan dengan kebenaran dan berpesan-pesan dengan kesabaran, insyaAllah kita boleh wujudkan suasana facebook yang bermanfaat untuk Islam...tapi, kita lebih eager untuk berbicara mengenai diri sendiri...if perkara yang bermanfaat it's ok...tapi kalau sekadar nak menzahirkan perasaan better elakkan...

2. Tidak memasukkan perincian peribadi yang sensitif seperti akaun bank, taraf kesihatan dan sebagainya. Cukuplah sekadar menyertakan nama, tarikh lahir dan latar belakang pendidikan.
*alhamdulillah, setakat yang tertengok profile kawan-kawan mostly letak perkara-perkara basic je...

3. Tidak berkongsi terlalu banyak gambar peribadi(khususnya bagi wanita) tanpa had. Tanpa kawalan ia bakal membawa mudarat berbanding manfaat. Perlu diingat ia akan kekal di Facebook orang yang dikongsi dan juga syarikat Facebook.
*isu ni pon banyak dipersoalkan..secara peribadi, tak perlu kot nak letak gambar..banyak lagi cara orang boleh kenal kita..lagi pon, kat facebook better kita add or accept orang yang betul-betul kita kenal..bukannya nak mencari atau menambah kenalan baru yang berlainan jantina..atas dasar apa kita add or accept dia?mungkin bagi kita, kita rasa tak ada apa-apa pun kita letak gambar kat facebook, tapi mungkin kita tak tahu kalau-kalau gambar yang kita letak tu boleh menimbulkan masalah hati kat sesiapa..ni bukan soal perasan atau tak, tapi mengelakkan diri dari menjadi fitnah kepada orang lain lagi penting..bila ada orang yang mengingatkan kita dengan berkongsi artikel-artikel mengenai pendapat 'ulama, ustaz or sesiapa saja yang faqih dalam agama, kita selalu nak persoalkan walaupun benda tu dah nyata..mungkin sukar untuk kita mengubah hakikat kebenaran itu..mungkin juga,kita tak letak pon gambar kita kat facebook, tapi gambar kita ada di akaun facebook kawan-kawan kita..apa nak buat?erm, kalau tak mampu nak minta kawan kita remove gambar-gambar tersebut, kita remove je la tag kawan kita tu..sekurang-kurangnya, gambar tu tak ada kat dalam akaun Facebook kita..

4. Jaga aurat dan pandangan mata. Jangan memuat turun gambar yang tidak lengkap penutupan auratnya(khususnya wanita), apatah lagi yang benar-benar mendedahkan aurat.
*of course, if letak gambar pon sesetengah orang yang faqih dalam agama pon cakap tak boleh apatah lagi kalau sampai tahap gambar yang tak menutup aurat..

5. Elakkan ghibah(mengumpat) dalam Facebook kerana telah terang lagi bersuluh bahawa mengumpat yang diibaratkan memakan bangkai saudara sendiri itu haram hukumnya.
*better elakkan dari menimbulkan isu mengenai diri orang lain sebagai topik perbualan..

6. Hadkan dan kurangkan perbincangan soal remeh-temeh peribadi yang membuang masa diri sendiri dan orang lain.
*boleh muhasabah and koreksi balik diri sendiri..

7. Tidak terlibat dengan permainan dan aplikasi yang dijangka bercanggah dengan Islam seperti kuiz ramalan nasib. Sama ada atas dasar "suka-suka" atau sebaliknya..
*mungkin, dalam hidup kita terlalu banyak perkara untuk "suka-suka"..when the time to be serious for Islam will come?

8. Tidak mempercayai aplikasi tilik moden seperti rahsia tarikh lahir dan sepertinya yang terkandung dalam aplikasi percuma Facebook, sama ada atas dasar "suka-suka" atau sebaliknya.
*soal 'akidah..ini bukan perkara main-main..

9. Menyedari bahawa maklumat kita di Facebook boleh menjadi database pihak asing untuk memantau kehidupan dan informasi peribadi kita jika tidak dikawal. Database sebegini sebenarnya amat bernilai malah ada satu organisasi di dunia ini yang mampu menyimpan maklumat manusia sebagaimana Facebook. Hatta parti politik masing-masing pun tidak mempunyai maklumat ahlinya yang sebegitu update sebagaimana Facebook. Maklumat sebegini amat banyak gunanya untuk pelbagai kejahatan dan ketamakan.
*fikir-fikirkan...

mungkin saya tak pandai mengatur kata-kata..andaikata ada sesiapa yang terasa dengan entry ini or rasa ayat saya agak keras..mohon maaf atas kekurangan tersebut..hakikatnya, sebuah kebenaran tetap perlu ditelan walaupun ianya pahit..semoga ada natijahnya..

kita semua bukannya ma'sum..sentiasa melakukan dosa..tak lepas dari melakukan perkara yang Allah tak suka or murka..tapi, Allah tetap sayangkan hamba-Nya yang bertaubat..

kepada sahabat dan sahabiah semua, if perasan sesuatu yang tak kena dengan diri ini and if tengok diri ini seakan-akan lari dari landasan yang betul, jangan rasa takut or berat untuk menegur dan mengingatkan..itulah gunanya sahabat, mengingatkan antara satu sama lain..jangan biarkan diri ini terus dalam kelalaian dan berterusan melakukan maksiat...

p/s: input bernombor from ust.zaharuddin(dalam buku SOLUSI)..yang b'* tu adalah pendapat peribadi saya sendiri..wallahu'alam

Saturday, April 10, 2010

...HATI yang SEJAHTERA...

adalah hati yang...

...kenal dan mencintai ALLAH s.w.t. dan takut kepada-Nya.

...meletakkan Allah dan Rasul-Nya di tempat yang tertinggi dalam kehidupan hariannya, secara konsisten.

...dekat dengan ALLAH dan menjadikan kehidupannya berpaksikan mencari keredhaan ALLAH.

...bebas daripada pengaruh amarah, syahwat dan syaitan.

...dipandu oleh nilai-nilai murni, dan dapat memandu kepada kebaikan orang lain.

...sentiasa tawadhuk dan merendah diri.

...ghairah dengan perkara-perkara kebaikan dan kebajikan dan sangat benci segala bentuk kejahatan, walau sekecil mana sekalipun.


~petikan dari majalah SOLUSI :-)
khair