Sunday, January 17, 2010

sungguh, hati ini tersentuh!

Tujuan kita adalah satu, iaitu saat berjumpa dengan Rabbul 'Alamin. Berakhir seluruh apa yang kita lewati dari kehidupan dunia kepada tujuan tunggalnya iaitu berjumpa dengan Allah.

Ingatlah akan datang suatu saat bibir kita tidak bisa lagi bergetar menyebut nama Allah. Di saat itu, kita diturunkan ke dalam kubur kita dan wajah kita dibuka dan wajah kita diciumkan ke tembok kubur kita lalu kita dikuburkan dan ditinggalkan oleh semua kerabat.

Di saat itu tidak ada kekasih...
Di saat itu tidak ada jawatan...
Di saat itu tidak ada harta...

Di saat itulah kita sendiri dan di saat itulah beruntung mereka yang selalu berzikir, yang selalu mengingat Allah dan Allah mengingatnya, yang merindukan Allah dan Allah merindukannya. Dialah yang Maha Baik, Dialah yang Maha Mulia.

Setelah kita diberi kehidupan, diberi jasad, lantas Allah meminjamkan pula dunia berserta isinya, meminjamkan daratan, meminjamkan haiwan dan tumbuhan, meminjamkan air dan lautan yan kesemuanya adalah milik Allah.

Kita tidak menyewanya, tidak pula membelinya, tidak pula berdo'a untuk meminjamnya, Allah yang memberinya sebelum kita meminta. Sedemikian luasnya nikmat Ilahi dan kasih sayang-Nya melebihi semua kasih sayang ibunda kita kepada kita, melebihi kasih sayang kekasih kita kepada kita.

Jangan tahan lidahmu dari menyebut nama Allah...
Jangan berat menyebut nama Allah...
Dosa apakah yang membuat lidah kita berat menyebut nama Allah?

Kami berlindung kepada-Mu dari pedihnya siksa kubur, kami berlindung dari-Mu dari pedihnya siksa neraka. Pastikan kami selamat dari ini semua...

memetik kata-kata Al-Habib Munzir Al-Musawa yang benar-benar menyentuh qalbi...Allahuakabar!! Subhanallah!! Matikan kami semua dalam husnul khotimah ya Allah..bantulah aku, keluargaku, sahabatku, guruku serta kami semua muslimin muslimat untuk sentiasa mengingati-Mu, bersyukur kepada-Mu, ber'ibadah yang sebaiknya kepada-Mu...

Ya Allah, kami pohonkan kepada-Mu petunjuk, ketaqwaan, kehormatan diri dan kecukupan...